Deep frying atau menggoreng dalam minyak banyak adalah teknik kuliner yang dapat mengubah bahan sederhana menjadi hidangan istimewa—bayangkan ayam goreng tepung yang renyah di luar namun juicy di dalam, atau kentang goreng yang garing sempurna. Namun, teknik ini seringkali "menakutkan" bagi juru masak rumahan karena hasilnya sering tidak konsisten: kadang gosong di luar tapi mentah di dalam, di lain waktu lembek dan sangat berminyak. Kabar baiknya, hasil yang sempurna bisa didapat dengan menghindari beberapa kesalahan umum dan, yang terpenting, memilih minyak yang tepat.
Kesalahan fatal pertama dan paling umum adalah suhu minyak yang terlalu rendah. Karena tidak sabar, banyak orang memasukkan makanan saat minyak baru terasa "cukup hangat". Ini adalah bencana. Alih-alih langsung "menyegel" permukaan makanan (seperti yang dibahas di artikel kami sebelumnya), makanan tersebut justru akan "direbus" perlahan dalam minyak. Ini menyebabkan makanan menyerap minyak seperti spons, menghasilkan hidangan akhir yang berat, basah, dan berminyak.
Kesalahan kedua adalah terlalu banyak memasukkan makanan ke wajan (overcrowding). Ini adalah "sepupu" dari kesalahan pertama. Mungkin minyak Anda sudah panas sempurna (misalnya 180°C), tetapi begitu Anda memasukkan 10 potong ayam sekaligus, suhu minyak akan langsung anjlok (jatuh) drastis. Panas dari minyak terserap oleh makanan yang dingin. Akibatnya? Suhu minyak turun ke level "terlalu rendah", dan kita kembali ke masalah pertama: makanan jadi berminyak dan lembek.
Kesalahan ketiga adalah menggunakan minyak yang salah atau sudah kotor. Minyak berkualitas rendah atau minyak yang sudah dipakai berulang kali mengandung banyak kotoran (partikel sisa makanan) dan telah terurai. Ini menyebabkan titik asapnya menjadi sangat rendah. Minyak akan mulai berasap dan berbau hangus bahkan sebelum ia mencapai suhu ideal untuk menggoreng. Makanan Anda akhirnya akan menyerap rasa tengik dan gosong yang tidak diinginkan.
Di sinilah Nabati Cermelang hadir sebagai solusi Anda. Pertama, titik asap kami yang tinggi memastikan Anda dapat memanaskan minyak hingga suhu ideal (175°C - 185°C) tanpa khawatir minyak terbakar atau berasap (menyelesaikan Kesalahan #3). Kedua, minyak berkualitas murni seperti Nabati Cermelang memiliki stabilitas termal yang unggul; ia menahan panas dengan sangat baik. Ini berarti ketika Anda memasukkan makanan (tentu saja jangan berlebihan!), suhu minyak tidak akan anjlok separah minyak biasa (menyelesaikan Kesalahan #2), dan panasnya akan segera menyegel makanan (menyelesaikan Kesalahan #1).
Untuk hasil deep frying yang sempurna, kuncinya adalah panas yang tinggi, bersih, dan stabil. Itulah yang kami maksud dengan kualitas "Cermelang". Dengan menggunakan Nabati Cermelang, Anda memberi diri Anda alat terbaik untuk menghindari kesalahan paling umum dalam menggoreng. Anda mendapatkan panas yang Anda butuhkan, secara konsisten, untuk hasil akhir yang renyah, berwarna emas cemerlang, dan yang terpenting, tidak berminyak.